Muhammadiyah Wiradesa Serukan Jihad Ekonomi

IMBS – Membangkitkan perekonomian umat memang perlu langkah tepat. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menumbuhkan gerakan jihad ekonomi.

H. Mustajab, selaku pengurus dari PCM Wiradesa menginisiasi gerakan jihad ekonomi untuk ditumbuhkan di kalangan umat Islam, khususnya dikalangan Muhammadiyah di Cabang Wiradesa. Hal itu beliau sampaikan ketika silaturahim dan study banding ke IMBS Miftahul Ulum (20/2) terkait rencana pendirian minimarket berbasis keumatan. Hadir pada saat itu H. Nurachman, Khalimin, M. Rosichudin, Ust. Musyafak dan Ust. Khoirul Muttaqin selaku tim inti pendirian mini market.

Rombongan disambut dengan hangat oleh Pimpinan IMBS Miftahul Ulum, Ust. Muhammad Tabiin beserta Waka Mudir kesantrian dan ekonomi. Acara dilanjutkan dengan obrolan ringan secara bergantian disertai dengan suguhan seadanya seputar perkembangan Persyarikatan Muhammadiyah di Wiradesa dan perkembangan pondok hingga sekarang ini.

imbs, IMBSMU,miftahululum, Muhammadiyah, pekajangan, ambokembang, pekalongan, pendidikan, santri, pondokpesantren

ToserbaMu merupakan salah satu wujud kemandirian pesantren

Selanjutnya, Ust. Lukman sebagai manajer ToserbaMU IMBS Miftahul Ulum, memaparkan tentang pendirian minimarket yang perkembangannya cukup menggembirakan dengan pengelolaan yang sederhana. Konsep pertama yang paling penting dalam pendirian mini market adalah komitmen untuk tumbuh bersama dari seluruh jamaah persyarikatan. Jika komitmen sudah teguh, Insya Allah jalan ke depannya akan sesuai dengan ekspektasi yang direncanakan, ujarnya. Gerakan ekonomi melalui minimarket ini sangat mudah untuk dilaksanakan. Jamaah hanya pindah belanja dari toko atau minimarket sebelumnya.

Menanggapi komitmen tersebut, H. Mustajab yakin bahwa Jamaah Muhammadiyah Wiradesa sudah teruji. Hal itu dibuktikan saat pembangunan masjid yang menghabiskan biaya sampai 3 milyar. Beliau melakukannya dengan memberikan kesempatan jamaahnya untuk berwakaf mulai dari nominal 500 ribu. Dan Alhamdulillah, dalam tempo 2 tahun bisa selesai pembangunannya.

Potensi umat Islam ini sebenarnya luar biasa, termasuk dalam bidang ekonomi jika terjalin sinergi dari berbagai elemen umat. Kemandirian ekonomi pesantren yang telah dilaksanakan oleh IMBS Miftahul Ulum ini diharapkan bisa menjadi pelecut semangat umat Islam pada umumnya, dan Persyarikatan Muhammadiyah khususnya. Ungkapan sederhananya adalah, “Kalau kita sudah memiliki toko, mengapa harus belanja ke yang lain. Kalau tidak sekarang didirikan, mau kapan lagi”. @IMBS-Information Centre.