IMBS Miftahul Ulum Terima Wakaf Tanah

Ambokembang– IMBS Miftahul Ulum Pekajangan menerima amanah untuk mengelola wakaf tanah yang berlokasi di Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni-Pekalongan. Adalah keluarga Bpk. Nazir dan Ibu Sumaini dari Pekajangan, yang notabenenya mertua dari salah satu pendidik di IMBS Miftahul Ulum, yaitu Ustadzah Zuli Astutik. Ibu Sumaini mewakafkan tanahnya kepada Persyarikatan Muhammadiyah seluas 640 M2, yang pengelolaannya diserahkan kepada pondok IMBS Miftahul Ulum.

Serah terima wakaf dilaksanakan pada hari Senin (19/3) di ruang meeting Kampus IMBS Miftahul Ulum Pekajangan. Ibu Sumaini selaku wakif tanah menyerahkan secara langsung kepada Mudir IMBS, Ust. Muhammad Tabiin didampingi oleh Waka Mudir dan asatid IMBS. Turut hadir dari PCM Pekajangan, yang diwakili oleh Bpk. Rosihan Wibowo dan Bpk. Amiruddin selaku Majelis Wakaf PCM Pekajangan.

Mudir IMBS, Ust. Tabiin mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaannya kepada IMBS Miftahul Ulum. Semoga wakaf ini menjadi amal jariyah dan investasi akhirat bagi pewakif dan keluarga. Ibu Sumaini, selaku wakif mengaku sangat bahagia bisa mewakafkan sebagian tanahnya untuk kepentingan umat. “Semoga tanah ini bisa bermanfaat untuk pondok. Saya ini sudah tua, mau mengejar apalagi kalau tidak akhirat” Ungkap beliau dengan haru.

Siteplan pembangunan sarana dan prasarana IMBS Miftahul Ulum

Wakaf tanah ini sangat berarti bagi pondok, apalagi pada saat ini IMBS Miftahul Ulum sedang melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana pondok. Mulai dari penambahan gedung asrama, gedung sekolah, gedung olah raga (GOR) dan sarana penunjang lainnya. Oleh karena itu, gaung untuk gerakan wakaf ini harus dibumikan dan menjadi life style bagi umat Islam. Peradaban Islam sepanjang sejarahnya hingga saat ini tidak bisa dilepaskan dari gerakan wakaf.

Pada akhirnya mari sama-sama kita renungkan ayat Al-Qur’an berikut agar senantiasa berlomba-lomba dalam hal melaksanakan kebaikan.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebajikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (Qs. Ali Imran [3]: 92) Disisi lain, Rasullah saw bersabda dalam salah satu hadis yang artinya “Jika anak Adam mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak saleh yang mendoakannya.” (Muttafaqun Alaih) @IMBS_Information Centre